Pada
pernyataan while, pengecekan terhadap
loop dilakukan dibagian awal (sebelum tubuh loop).
Bentuk umum:
while (kondisi)
pernyataan;
Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum
diketahui. Proses perulangan akan terus
berlanjut selama kondisinya bernilai benar
(true) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai salah.
/* Program
Perulangan menggunakan while */
#include
main()
{
int x;
x = 1; /* awal variabel */
while (x <= 10) /* Batas
akhir perulangan */
{
cout<<"Bahasa
C++ "<
x ++; /*
variabel x ditambah dengan 1 */
}
return 0;
}
Hasil
eksekusi :
Contoh 2:
#include
main()
{
int i = 0;
while (i != 99)
{
cout<<"
Masukkan Sebuah Bilangan : ";
cin>>i;
cout<<"Bilangan
Anda adalah= "<
}
}
Hasil
Eksekusi :
2. Pernyatan Do .. While…
l Pada
pernyataan do-while, tubuh loop berupa pernyataan.
l Pada
pernyataan do, mula-mula pernyataan dijalankan.
l Selanjutnya,
kondisi diuji. Seandainya kondisi bernilai benar, maka pernyataan dijalankan
lagi, kemudian kondisi diperiksa kembali, dan seterusnya.
l Kalau
kondisi bernilai salah, maka pernyataan tidak dijalankan lagi.
l Pada dasarnya struktur perulangan
do....while sama saja dengan struktur while, hanya saja pada proses perulangan
dengan while, seleksi berada di while yang letaknya di atas sementara pada
perulangan do....while, seleksi while berada di bawah batas perulangan. Jadi
dengan menggunakan struktur do…while sekurang-kurangnya akan terjadi satu kali
perulangan.
l Betuk
umum:
do
pernyataan;
while (kondisi)
Contoh 3:
Contoh 3:
#include
main()
{
int x;
x = 1;
do
{
cout<<"BAHASA
C++ "<
x
++;
}
while(x <= 10);
return 0;
}
Hasil
Eksekusi :
3. Pernyataan For
Struktur perulangan for biasa digunakan
untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya. Dari
segi penulisannya, struktur perulangan for tampaknya lebih efisien karena susunannya lebih
simpel dan sederhana.
Bentuk umum perulangan for:
for(inisialisasi; syarat;
penambahan)
pernyataan;
Keterangan :
Inisialisasi : pernyataan untuk menyatakan keadaan awal dari
variabel kontrol.
syarat : ekspresi relasi yang menyatakan kondisi untuk
keluar dari perulangan.
penambahan : pengatur perubahan nilai variabel kontrol.
Contoh 4 :
/* Program perulangan
menggunakan for */
#include
main()
{
int x;
for(x = 1; x<= 10; x++)
{
cout<<"BAHASA C++
"<
}
return 0;
}
Hasil Eksekusi :
4. FOR BERSARANG (NESTED FOR)
For bersarang dapat melibatkan lebih dari satu variabel namun yang
jelas satu diantaranya akan digunakan sebagai indeks perulangan.
Bentuk umum:
for(
variabel1=nilai_awal; kondisi1; variabel1++){
for(
variabel2=nilai_awal; kondisi2; variabel2++){
for(
variabel3=nilai_awal; kondisi3; variabel3++){
Statemen_statemen
yang akan diulang;
….
}
}
}
Contoh :
#include
#include
int main()
{
int x,y;
for (x=1;
x<=10; x++)
{
for (y=1; y<=10; y++)
{
cout<
}
cout<<"\n";
}
return 0;
}
Hasil Eksekusi :
Contoh :
#include
#include
int main()
{
int x,y;
for (x=1;
x<=10; x++)
{
for (y=1; y<=x; y++)
{
cout<
}
cout<<"\n";
}
return 0;
}
Hasil Eksekusi :





Tidak ada komentar:
Posting Komentar